“Raih Sukses dengan Kemandirian dan Doa”

Advertisement

“Raih Sukses dengan Kemandirian dan Doa”

Monday, September 16, 2019

Rusdi Rajo Intan -CEO PT. Famili Eksekutif Jaya-

PROPERTI DAN BISNIS. Hampir sebagian besar orang memimpikan menjadi seorang pebisnis besar dan sukses. Tapi, hanya sebagian kecil yang benar-benar hidup menjalani mimpi tersebut. Alasannya sederhana, merintis dan mengelola usaha sendiri tidak semudah yang dibayangkan. Selain harus memiliki mental sekuat baja, ada hal penting lain yang harus dipersiapkan matang.
 Hal itulah yang disampaikan seorang pengusaha di bidang properti bernama Rusdi atau dikenal dengan Rusdi Rajo Intan.

“Bagi saya, hidup itu perjuangan dan harus di manfaatkan dengan baik, hingga kita dapat meraih cita cita yang di impikan, oleh karena itu butuh kerja keras dan perhitungan matang untuk meraihnya.” Sebut ia.

Sejak tahun 1992 Pria yang mempunyai karakter low profile ini sudah mengenal dunia developer, diawali sebagai konsultan perencanaan di bidang perumahan serta pengawasan.

Karena mempunyai tekad yang kuat untuk maju dan terus berinovasi. Sosok kelahiran sumatera barat inipun mulai serius belajar mengenal usaha perumahan dan berpindah sebagai seorang pekerja atau staff di perusahaan PT.Gunung Sago-Padang pada tahun 1995. Diperusahaan itulah, Rusdi membuat Siteplan (Perencanaan,red) pembangunan rumah dengan tipe 21 dan tipe 36 hingga tahun 1997.

Meniti Karier baginya adalah sebuah perjalanan hidup yang harus dilalui sebagai sebuah tahapan, dan usai berpindah, dirinya dipercaya sebagai Kepala Cabang di Batam dari PT. Cendana Ganda Sekawan bergerak di bidang yang sama pada tahun 1998.

“Karena saya berpikir harus mengembangkan Karier dan namanya manusia itu kan harus punya impian dan harapan yang lebih untuk menjadi sukses, maka pada tahun 1998 saya resign dari PT.Gunung Sago dan pindah ke perusahaan Lain,” Jelasnya.

Amanah sebagai kepala cabang itu sangat di pegang teguh dirinya, dengan bekerja secara profesional dalam membuat perencanaan dan pengawasan di perumahan yang berkembang hingga ribuan rumah.

Seiring waktu berjalan serta membaca prospek dan peluang di bisnis pengembang perumahan, Suami dari Melly, S.Pd, ini mencoba menggeluti sendiri sebagai langkah awal menjadi pengusaha.

Bagi ia, pengalaman dari dua perusahaan sebelumnya adalah modal awal sebagai sarana penunjang pembelajaran memulai usaha sendiri dari nol. “Melihat prospek di bidang perumahan, luar biasa, pekerjaan nya rumit tapi untungnya lumayan dengan resiko tinggi. jika tidak ada kesabaran dan manajemen tidak bagus, uang bisa habis, disitulah kita belajar menjadi mandiri untuk memperkejakan orang lain,” Ulasnya.

Sebagai Seorang profesional, menjalankan usaha sendiri, Rusdi penuh dengan kematangan manajerial dan perhitungan yang akurat. Hasil karya pertama kalinya adalah, Project perumahan Villa Cendana Mas sebanyak 160 unit perumahan habis terjual pada masa itu.

Semakin yakin dan optimis, Beliau kembali membangun kembali di daerah Panam kota pekanbaru dengan nama Mutiara Panam Regensi sebanyak 300 unit lebih pada tahun 2009 yang kesemua itu dimulainya dengan Modal awal dari menjual rumah pribadinya di Batam.

“Karena terasa di pekanbaru tanah luas dan murah, urusan tidak rumit, pengurusan cepat jadi selama 2 tahun melihat peluang maka saya membuka developer, dan saya buka PT. Famili Eksekutif Jaya.” Ujarnya

Kendati demikian, sebuah usaha pasti ada masalahnya, ketika masuk dalam perencanaan membangun kembali pada tahapan project ke tiga, Ayah dari empat orang anak ini menemukan kendala terkait tanah yang akan dibangun dengan pemerintah. Karena hal itu, dirinya menghentikan sementara pembangunan di tahap ketiganya tersebut. Kendati demikian, Rusdi memandang, sebuah persoalan bukan harus dihindari namun harus dihadapi dan dipikirkan dengan cermat agar menemukan sebuah konglusi cerdas yang tetap bisa menguntungkan bagi perkembangan usaha yang dijalaninya.
“Dengan adanya masalah semakin dewasa untuk menghadapi masalah itu untuk mencari solusinya.” Paparnya.

-Sosok Inspirasi-

Menjadi pengusaha sukses di bidang properti bukanlah kejadian yang begitu saja tanpa melalui sebuah inspirasi, namun dengan banyak pengalaman, Rusdi tidak pernah berhenti untuk belajar dan selalu menerapkan Ilmu yang diperoleh dari tempat lamanya bekerja.

Adalah Pimpinan perusahaan PT. Cendana Ganda Sekawan yang menjadi sosok inspirasi beliau, karena menurutnya, karakter disiplin dari sang direktur itu mencerminkan keuletan dalam mengelola usaha.
“Kita tidak  usah  jauh  jauh,  bos  saya  inspirasinya,  dia bangun sudah pagi sehabis subuh dan langsung kelapangan, kalau kita bangun pagi kita bisa mengetahui semua persoalan lebih dulu dan mempunyai waktu yang panjang.” kisahnya. Menerapkan disiplin itulah yang menjadikan Rusdi sukses dan menularkannya kepada semua staff dan karyawan di perusahaan yang ia pimpin sekarang. Tidak hanya itu, Sosok sang istri beserta keluarga pun menjadi faktor utama penyemangat dirinya dalam menjalankan usaha di bisnis properti ini.

“Usaha itu harus berjuang dari bawah, dan jangan mengenal menyerah, karena di bidang developer ini kompleks kerjanya, jika dia berhasil dapat membuat kita sukses. Bekerja hanya karena Allah dan keluarga yang mengispirasi saya sekarang.” Lugasnya.

-Kemandirian, dan Analisa Tajam-
Dalam menjalankan usahanya, Rusdi, pria santun dan ramah ini juga menukas, sejak awal memulai usaha, dirinya tidak pernah mau menyusahkan keluarga, orang tua bahkan orang lain, artinya setiap sesuatu yang dijalankan nya merupakan sebuah hasil kemandirian yang menjadi sebuah cerita proses kristalisasi keringat yang beliau perjuangkan.

Kerja keras tidak menghianati hasil, keyakinan membuahkan tekad, hal itulah yang menjadi gambaran hidup dirinya dalam mengarungi kehidupan nyata.

Baginya, Doa dan ridho dari orang tua serta istri adalah pegangan hidupnya, tanpa itu semua, maka tidak akan menjadi apa-apa. “Ridhollah fi ridhol walidain (Ridho Allah adalah Ridhonya Orang Tua), hanya berharap dari doa orang tua dan istri menjadi semangat yang paling utama, karena doanya terkabul. yang penting kerja lurus. karena saya berangkat dengan diri sendiri dan membawa keluarga, tidak mau menyusahkan orang tua atau orang lain. dan jika ada masalah di diskusikan berdua bersama Istri.” Ujarnya.

“Buatlah diri kita selalu belajar dan berjuang sesuai dengan cita cita serta tujuan, kuncinya bersabar, doa dengan keyakinan yang optimis.”

((red P&B))











close