Rinni, Direktur PT Ranah Jaya Persada : 2019 Target Kita Bangun 300 Unit Rumah

Advertisement

Rinni, Direktur PT Ranah Jaya Persada : 2019 Target Kita Bangun 300 Unit Rumah

Sunday, March 24, 2019


Meski masih terbilang baru berkecimpung dalam bisnis perumahan, namun PT Ranah Jaya Persada di bawah kepemimpinan Rinni, tidak cemas untuk memasang target ke depan. Pada tahun 2019 mendatang, PT Ranah Jaya Persada memasang target membangun 300 unitrumah bersubsidi, dengan lokasi di Pekanbaru. Menurut Rinni, target yang dipasang PT Ranah Jaya Persada sejalan dengan target pembangunan satu juta unit rumah dari Pemerintah.

Saat ditemui di kantornya di Jalan Rajawali Sakti, Kecamatan Sukajadi, Kota Pekanbaru, Rinni memaparkan program-program pembangunan perumahan yang telah dilaksanakan PT Ranah Jaya Persada.

Perempuan tangguh ini mengatakan, rumah yang dibangun PT Ranah Jaya Persada di Umban Sari adalah rumah bersubsidi perdana yang mereka garap. Sebelumnya, dia membangun rumah tipe 45,

“Kita melihat peluang bisnis yang terbuka dan memberikan harapan yang baik kepada pelaku-pelaku bisnis property bagi pembangunan rumah bersubsidi. Disini juga ada kebijakan dari pemerintah untuk bersinergi dengan pengusaha property yang bernaung dibawah organisasi perumahan,”paparnya.

Sebelum mendirikan PT Ranah Jaya Persada, diakui Rinni dia sudah lama bergelut dalam bisnis perumahan. Awalnya, berkecimpung sebagai agen marketing perumahan. Berkat tangan dinginnya, banyak perumahan yang telah dipasarkan. Pengalaman-pengalaman disini jugalah yang membuat Rinni, banting stir untuk membuat perusahaan sendiri.

“Jika orang lain bisa, tentu saya mampu juga. Apalagi, pengalaman-pengalaman selama menjadi agen marketing perumahan telah menjadi guru buat saya berbuat lebih baik lagi. Banyak pengalaman pahitnya,’ujarnya mengenang.


Sedikit demi sedikit,secara bertahap Rinni kemudian membuat perusahaan perumahan PT Ranah Jaya Persada. Progres pertama yang mereka garap adalah membangun 60 unit perumahan di Umban Sari Rumbai. 

“Perumahan yang kita bangun ini dekat dengan dua perguruan tinggi, Politeknik Caltex Riau (PCR) dan Universitas Lancang Kuning.

Ranah melihat peluang disini, untuk memasarkannya kepada mahasiswa yang kuliah di dua kampus besar ini. Sebab, fenomena yang terjadi di Kota Pekanbaru ada kecendrungan orang tua untuk membeli rumah buat putra-putrinya yang bersekolah di Pekanbaru. Membayar uang kos atau kontrakan sama saja dengan membayar cicilan perbulan,” sebutnya.

Sejauh ini, Rinni sendiri belum ingin melakukan pengembangan bisnis ke luar daerah, terutama ke kabupaten dan kota lainnya di Provinsi Riau. “Kita fokus untuk Kota Pekanbaru dulu, potensi disini belum tergarap secara maksimal.
Memang kita akui potensi perumahanyang kuat diluar daerah Kota Pekanbaru berada di Tembilahan, dan Dumai. Prospek perumahan di Kota Pekanbaru luar biasa, pertumbuhannya sangat pesat,’’ paparnya.

Saat ini ada ketentuan dari Kementerian PU PR akan kualitas perumahan yang ditempati masyarakat. 2018 ini spesifikasi itu lebih tinggi, dan pemerintah menerapkan peraturan yang memihak kepada masyarakat. Rumah selesai 100 persen, siap ditempati. Didalamnya telah selesai sumur bornya, telah ada tong sampahnya.

“Bahkan PT Ranah Jaya Persada juga membuatkan meja dapur, kondisi lantai keramik, atap gipsum dan rangka baja,” ungkapnya.

Berkecimpung dalam organisasi perumahan, bagi Rinni bukan sesuatu yang baru. Sejak tahun 2012 telah tercatat sebagai anggota Apersi, dan pada tahun 2018 masuk dalam jajaran pengurus inti DPD Himperra Riau.

“Saya bergabung dalam organisasi ini, diantaranya adalah untuk melancarkan bisnis perumahan yang kita miliki, selain silaturahmi. Jika memang ada suatu kendala atau masalah yang kita hadapi, baik dari dinas maupun kendala dengan pemilik tanah tetap organisasi yang kita gunakan sebagai solusi untuk mengatasi kendala yang kita hadapi,” ungkap Rinni menutup
wawancara dengan Majalah Property Riau.***

close